emanggung, 11 Februari 2026 — BPBD Kabupaten Temanggung melaksanakan assesment dan tinjau lokasi kejadian bencana tanah longsor pada Rabu, 11 Februari 2026, menyusul laporan dari perangkat desa terkait longsoran talud di lingkungan SDN 1 Greges, Kecamatan Tembarak (Koordinat: -7.35429, 110.17012).
Kejadian bermula dari hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 13.00 WIB. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan talud SDN 1 Greges mengalami longsor sepanjang 8 meter dengan tinggi 1,5 meter. Material longsoran menutup aliran air sehingga terjadi banjir luapan sekitar pukul 16.00 WIB.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, apabila tidak segera dilakukan penanganan, terdapat potensi longsor susulan yang dapat membahayakan dan merusak bangunan sekolah di sekitarnya. Adapun estimasi kerugian material akibat kejadian tersebut sebesar Rp 9.078.000,-.
Dampak dari kejadian ini yakni 1 bangunan sekolah berada dalam kondisi rawan terdampak longsor susulan. Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Dalam penanganan awal, BPBD Kabupaten Temanggung bersama Pemerintah Desa dan masyarakat setempat melaksanakan tinjau lokasi serta koordinasi guna menentukan langkah penanganan lanjutan dan upaya mitigasi untuk mencegah risiko yang lebih besar.
BPBD mengimbau pihak sekolah dan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melakukan langkah pengamanan sementara guna mengurangi potensi dampak lanjutan.
BPBD