Detail Berita

Pelayanan Angkutan Sekolah bagi siswa terdampak tanah longsor dilaksanakan di Kecamatan Gemawang pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun sejumlah akses jalan terdampak bencana tanah longsor.

Pelaksanaan kegiatan melibatkan personel gabungan dari SAR Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Temanggung, serta SAR MGP. Kolaborasi lintas instansi tersebut dilakukan guna menjamin keamanan dan kelancaran pelayanan antar jemput siswa di wilayah terdampak.

Pelayanan angkutan sekolah difokuskan pada wilayah Kecamatan Gemawang yang mengalami gangguan akses akibat longsor, sehingga siswa tetap dapat berangkat dan pulang sekolah dengan aman. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan unsur terkait dalam mendukung keberlangsungan pendidikan pascabencana.

 

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi siswa dan orang tua, sekaligus membantu pemulihan aktivitas masyarakat. Pemerintah daerah bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan kondisi lapangan dan menyesuaikan layanan sesuai kebutuhan.