Pelayanan Angkutan Sekolah bagi siswa terdampak tanah longsor dilaksanakan di Kecamatan Gemawang pada Jumat, 30 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu kelancaran aktivitas pendidikan bagi siswa yang terdampak gangguan akses akibat bencana tanah longsor.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari BPBD Kabupaten Temanggung, SAR Kabupaten Temanggung, serta SAR MGP. Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan angkutan sekolah berjalan aman, tertib, dan lancar.
Pelayanan angkutan sekolah difokuskan pada antar jemput siswa di wilayah Kecamatan Gemawang yang terdampak langsung, mengingat kondisi akses jalan yang belum sepenuhnya pulih pascabencana. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah dalam menjamin keselamatan serta keberlangsungan proses belajar mengajar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat tetap mengikuti kegiatan sekolah tanpa hambatan, serta memberikan rasa aman bagi orang tua dan pihak sekolah. Pemerintah daerah bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
BPBD