TEMANGGUNG – Pemuda Desa Giripurno, Kecamatan Ngadirejo, menggelar kegiatan Giripurno Menanam Tahun 2026 pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Dusun Gintung, kawasan Basecamp Giripurno. Kegiatan ini turut dihadiri oleh personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung sebagai bentuk dukungan terhadap upaya konservasi dan mitigasi bencana berbasis masyarakat.
Gerakan penghijauan ini menjadi langkah nyata untuk mengubah lahan kritis menjadi kawasan hijau yang lestari di lereng Gunung Sindoro. Kegiatan konservasi tersebut diinisiasi dan dilaksanakan oleh anak-anak muda Giripurno, yang menunjukkan peran aktif generasi muda tidak hanya sebagai penikmat alam, tetapi juga sebagai penjaga dan pewaris lingkungan hidup.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan penanaman kopi dan berbagai jenis tanaman buah sebagai bentuk konservasi yang cerdas dan berkelanjutan. Penanaman ini sekaligus menjadi bagian dari mitigasi bencana tanah longsor dan banjir, mengingat wilayah lereng Gunung Sindoro memiliki tingkat kerawanan terhadap erosi dan pergerakan tanah, terutama pada musim hujan.
Selain berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah erosi, dan melindungi kawasan lereng, tanaman yang ditanam juga memiliki nilai ekonomi yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang. Konsep ini dinilai sejalan dengan upaya pengurangan risiko bencana yang mengintegrasikan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Inilah konsep konservasi yang kita harapkan, alam terjaga, masyarakat berdaya, dan generasi muda berperan aktif. Pemerintah Kabupaten Temanggung tentu sangat mendukung gerakan seperti ini,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat desa, pemuda, serta unsur BPBD menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga desa. Basecamp Giripurno diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai jalur pendakian, tetapi juga berkembang menjadi basecamp yang berwawasan konservasi, edukatif, dan produktif.
“Semoga kegiatan hari ini menjadi awal dari gerakan yang lebih besar dan berkelanjutan, serta mampu menginspirasi wilayah lain untuk melakukan upaya serupa,” pungkasnya.
BPBD