Detail Berita

Pringsurat – Kegiatan tinjau lokasi kejadian tanah longsor dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 08.00 WIB, sebagai tindak lanjut laporan dari Kepala Dusun Ngebong terkait kejadian longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan hasil tinjauan, tanah longsor terjadi pada Selasa, 20 Januari 2026, sekitar pukul 21.15 WIB, berlokasi di Dusun Ngebong RT 01 RW 09, Desa Pingit, Kecamatan Pringsurat, dengan koordinat -7.328386, 110.32270. Kejadian tersebut mengakibatkan longsornya pondasi bagian belakang rumah milik Bapak Rohman Utomo dengan ukuran sekitar 7 x 6 meter.

 

Akibat kejadian tersebut, terjadi kerusakan ringan pada bagian kamar mandi rumah korban. Hingga saat ini, belum dilakukan perbaikan. Nilai kerugian material diperkirakan mencapai Rp7.900.000. Dalam kejadian ini tercatat sebanyak 1 Kepala Keluarga dengan 2 jiwa terdampak dan tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka.

Kegiatan peninjauan dan pendataan melibatkan unsur terkait, antara lain BPBD Kabupaten Temanggung, pihak Kecamatan, serta Pemerintah Desa setempat. Upaya yang telah dilakukan meliputi koordinasi dengan pihak terkait, pendataan, dan tinjau lokasi.

Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi mitigasi untuk mengantisipasi longsor susulan, perbaikan bangunan, serta dukungan material berupa besi dan semen. Tidak terdapat warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.Tinjau Lokasi Tanah Longsor di Dusun Ngebong, Desa Pingit

Pringsurat – Kegiatan tinjau lokasi kejadian tanah longsor dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, pukul 08.00 WIB, sebagai tindak lanjut laporan dari Kepala Dusun Ngebong terkait kejadian longsor akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan hasil tinjauan, tanah longsor terjadi pada Selasa, 20 Januari 2026, sekitar pukul 21.15 WIB, berlokasi di Dusun Ngebong RT 01 RW 09, Desa Pingit, Kecamatan Pringsurat, dengan koordinat -7.328386, 110.32270. Kejadian tersebut mengakibatkan longsornya pondasi bagian belakang rumah milik Bapak Rohman Utomo dengan ukuran sekitar 7 x 6 meter.

Akibat kejadian tersebut, terjadi kerusakan ringan pada bagian kamar mandi rumah korban. Hingga saat ini, belum dilakukan perbaikan. Nilai kerugian material diperkirakan mencapai Rp7.900.000. Dalam kejadian ini tercatat sebanyak 1 Kepala Keluarga dengan 2 jiwa terdampak dan tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka.

Kegiatan peninjauan dan pendataan melibatkan unsur terkait, antara lain BPBD Kabupaten Temanggung, pihak Kecamatan, serta Pemerintah Desa setempat. Upaya yang telah dilakukan meliputi koordinasi dengan pihak terkait, pendataan, dan tinjau lokasi.

Adapun kebutuhan mendesak saat ini meliputi mitigasi untuk mengantisipasi longsor susulan, perbaikan bangunan, serta dukungan material berupa besi dan semen. Tidak terdapat warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut.