Detail Berita

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Gemawang pada Rabu (21/1/2026) malam mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor di jalan penghubung Dusun Ketuwon, Desa Malebo, dengan Dusun Lembujati, Desa Banaran. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan dilaporkan oleh masyarakat setempat.

Material longsoran dengan tinggi sekitar 8 meter dan lebar kurang lebih 5 meter menutup badan jalan sehingga akses penghubung antar dusun tidak dapat dilalui sementara waktu. Lokasi kejadian berada pada koordinat -7.220638, 110.163149.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Kamis (22/1/2026) BPBD Kabupaten Temanggung bersama unsur terkait melaksanakan assessment, tinjau lokasi, serta penanganan di lapangan mulai pukul 08.00 WIB hingga 13.40 WIB. Kegiatan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini, dampak yang ditimbulkan, serta langkah penanganan yang diperlukan.

Penanganan dilakukan secara gotong royong melalui kerja bakti pembersihan material longsoran. Berkat sinergi BPBD Temanggung, TNI/Polri, DPUPR, Pemerintah Kecamatan Gemawang, perangkat Desa Banaran, serta masyarakat setempat, material longsor berhasil dibersihkan dan akses jalan kembali dapat dilalui.

 

Dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya kerusakan material maupun korban jiwa. Namun demikian, kejadian tersebut sempat mengganggu aktivitas warga karena tertutupnya jalur penghubung utama antar dusun.

BPBD Kabupaten Temanggung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya pada saat curah hujan tinggi, mengingat potensi terjadinya longsor susulan di wilayah rawan bencana. Koordinasi dan kesiapsiagaan bersama seluruh unsur diharapkan dapat meminimalkan risiko dan dampak bencana di kemudian hari.