Detail Berita

Temanggung — Tim gabungan melakukan tinjau lokasi tanah longsor di Dusun Sidotopo RT 05 RW 04, Desa Tempuran, Kecamatan Kaloran, pada Jumat malam, 23 Januari 2026, sekitar pukul 20.30 WIB. Peninjauan dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait peristiwa longsor yang terjadi beberapa saat sebelumnya.

Peristiwa longsor terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026, sekitar pukul 19.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi. Longsor menyebabkan pondasi bangunan RA Masyito II ambrol dengan ukuran kurang lebih 15 meter × 4 meter. Material pondasi yang runtuh tersebut menimpa bagian kandang dan dapur rumah milik Bapak Sarwidi.

Hingga saat dilakukan peninjauan, material longsor belum dibersihkan dan belum dilakukan perbaikan pada bangunan yang terdampak. Kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 22.000.000 untuk kerusakan berat pada pondasi serta Rp 2.000.000 untuk kerusakan ringan pada rumah warga.

Dampak kejadian dirasakan oleh dua kepala keluarga dengan total enam jiwa. Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

Penanganan awal melibatkan unsur BPBD Kabupaten Temanggung dan Polri dengan fokus pada koordinasi lintas pihak, pendataan dampak, serta pemantauan kondisi lokasi untuk mengantisipasi potensi longsor susulan. Masyarakat diimbau tetap waspada dan menghindari area sekitar longsoran, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.