BPBD Kabupaten Temanggung bersama unsur terkait melakukan peninjauan lokasi kejadian tanah longsor pada Senin, 5 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Peninjauan dilakukan di Lingkungan Situk Coyudan Utara RT 04 RW 16, Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan, menyusul peristiwa longsor yang terjadi sehari sebelumnya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan banjir luapan pada saluran irigasi sawah. Luapan air kemudian menggenangi akses jalan menuju SD Negeri 3 Parakan Kauman dan berdampak pada bangunan rumah dinas sekolah.
Akibat kejadian tersebut, dinding dapur rumah dinas SD Negeri 3 Parakan Kauman mengalami kerusakan kategori sedang dengan ukuran sekitar 5 x 2 meter. Hingga dilakukan peninjauan, material longsoran belum dibersihkan dan perbaikan belum dilaksanakan. Kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp2.700.000.
Peninjauan lapangan melibatkan personel BPBD Kabupaten Temanggung, unsur TNI, pihak sekolah, serta Pemerintah Desa setempat. Kegiatan difokuskan pada pendataan kerusakan, identifikasi risiko lanjutan, serta koordinasi penanganan awal.
Sebagai langkah awal, BPBD Temanggung telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta pendataan di lokasi kejadian. Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini meliputi pembersihan material longsor dan perbaikan tembok yang rusak guna mencegah dampak lanjutan, terutama mengingat lokasi terdampak berada di sekitar fasilitas pendidikan.
BPBD Temanggung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya saat hujan dengan intensitas tinggi, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar.
BPBD