Detail Berita

Wonoboyo — Tim gabungan melakukan tinjau lokasi bencana tanah longsor di Dusun Wonocoyo RT 008 RW 03, Desa Wonocoyo, Kecamatan Wonoboyo, pada Selasa (6/1/2026) pukul 15.10 WIB. Tinjauan dilakukan untuk memastikan dampak serta langkah penanganan pascakejadian longsor yang terjadi pada Minggu (4/1/2026) pagi.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, longsor terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa ini dipicu oleh kondisi lahan persawahan di area lereng yang mengalami kejenuhan air akibat aliran irigasi. Tanah yang kehilangan daya dukung kemudian mengalami pergerakan dan pergeseran dengan panjang kurang lebih 50 meter dan lebar sekitar 25 meter.

Akibat kejadian tersebut, area persawahan seluas ±1.250 meter persegi mengalami kerusakan. Selain itu, Jalan Usaha Tani (JUT) yang menjadi akses utama aktivitas pertanian warga terputus sepanjang ±20 meter. Meski menimbulkan kerugian material, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini.

Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp35.000.000 akibat rusaknya lahan persawahan beserta tanaman, serta sekitar Rp3.798.000 untuk kerusakan Jalan Usaha Tani.

Tinjauan lokasi melibatkan personel dari BPBD, TNI, Polri, Kecamatan Wonoboyo, Pemerintah Desa Wonocoyo, serta unsur masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, petugas melakukan pendataan, memberikan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan koordinasi lintas sektor terkait langkah penanganan lanjutan.

Masyarakat di sekitar lokasi diimbau tetap waspada, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi, mengingat kondisi tanah di wilayah tersebut masih berpotensi mengalami pergerakan lanjutan.