Detail Berita

Temanggung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dampak tidak langsung cuaca ekstrem akibat Bibit Siklon Tropis 93S yang terpantau di wilayah selatan Indonesia. Kondisi ini berpotensi memengaruhi cuaca di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten TemanggungProvinsi Jawa Tengah , dalam 24 jam ke depan hingga Minggu, 21 Desember 2025 pukul 07.00 WIB.

BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Jawa Tengah. Kondisi tersebut meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti tanah longsor, banjir lokal, dan pohon tumbang.

Kabupaten Temanggung yang memiliki karakteristik wilayah perbukitan dan pegunungan dinilai cukup rentan terhadap longsor, terutama di daerah lereng curam, tebing jalan, serta wilayah dengan kondisi tanah labil. Curah hujan tinggi yang berlangsung dalam waktu relatif singkat dapat memicu pergerakan tanah dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Menindaklanjuti peringatan BMKG tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merekomendasikan beberapa langkah kesiapsiagaan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Temanggung, antara lain:

1.Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa dan relawan desa agar selalu memantau kondisi wilayah masing-masing, terutama di lokasi rawan longsor, banjir, dan pohon tumbang.

2.Masyarakat diimbau untuk mengikuti dan memantau informasi cuaca terkini yang dikeluarkan BMKG melalui laman resmi dan kanal informasi terpercaya.

3.Segera melaporkan kepada instansi berwenang atau BPBD apabila terdapat peningkatan potensi bahaya atau telah terjadi kejadian bencana di wilayahnya.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat hujan deras dan angin kencang, memastikan saluran air di lingkungan sekitar tetap lancar, serta mengamankan barang-barang yang berpotensi terdampak angin.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, diharapkan dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan serta keselamatan masyarakat Kabupaten Temanggung tetap terjaga.