Detail Berita

Temanggung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan adanya Bibit Siklon Tropis 93S yang memberikan dampak tidak langsung terhadap peningkatan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Temanggung.

Berdasarkan pembaruan BMKG pada Jumat, 19 Desember 2025, Bibit Siklon Tropis 93S berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Jawa Tengah. Kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas masyarakat.

Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat Kabupaten Temanggung diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor, bantaran sungai, dan kawasan dengan pepohonan besar. Masyarakat juga diminta untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya pada saat hujan lebat dan angin kencang terjadi.

Pemerintah daerah melalui instansi terkait diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi guna meminimalisir dampak yang mungkin terjadi. Apabila terjadi kondisi darurat, masyarakat diimbau segera melaporkan kepada aparat desa atau petugas terkait.

 

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sejak dini, diharapkan potensi risiko bencana akibat cuaca ekstrem di Kabupaten Temanggung dapat diminimalisir