Temanggung – Telah dilakukan tinjau lokasi kejadian tanah longsor pada Jumat, 19 Desember 2025 pukul 11.00 WIB di Dusun Bekelan RT 02 RW 01, Desa Sriwungu, Kecamatan Tlogomulyo. Kejadian tersebut dilaporkan oleh masyarakat setempat dan diketahui terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.
Cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan luapan air ke badan jalan, sehingga mengakibatkan jalan penghubung Desa Balerejo dan Desa Sriwungu sepanjang ±40 meter mengalami amblas dan terancam longsor. Selain itu, talud penahan tanah di lokasi kejadian juga mulai mengalami penurunan dan berpotensi longsor.
Kondisi tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di wilayah setempat terganggu, sehingga diperlukan kewaspadaan bagi pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Petugas bersama unsur terkait telah melakukan peninjauan lapangan dan koordinasi guna menentukan langkah penanganan lanjutan.
Berdasarkan pendataan awal, kerusakan meliputi badan jalan dengan estimasi kerugian sebesar Rp2.200.000,- serta talud penahan tanah sebesar Rp31.884.000,-, dengan total kerusakan diperkirakan mencapai Rp34.084.000,-.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun luka. Personil yang terlibat dalam penanganan meliputi unsur BPBD, TNI/Polri, Pemerintah Desa Sriwungu, DPUPR, serta masyarakat.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi, serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
BPBD