Detail Berita

Temanggung — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung melakukan peninjauan lokasi tanah longsor di Dusun Temanggung RT 02 RW 08, Desa Soborejo, Kecamatan Pringsurat, pada Senin, 22 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa tanah longsor tersebut terjadi pada Minggu, 21 Desember 2025, sekitar pukul 13.00 WIB dan dilaporkan oleh masyarakat setempat. Kejadian dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Lokasi longsor berada pada koordinat -7.303642, 110.306864.

Hujan deras menyebabkan tanah uruk dengan ketinggian kurang lebih 8 meter dan panjang sekitar 10 meter di atas rumah milik Bapak Soleh (45 tahun), yang dihuni oleh satu kepala keluarga dengan empat jiwa, mengalami longsor. Material longsoran menimpa tembok bengkel tempat usaha milik korban dengan ukuran sekitar 4 x 8 meter, sehingga aktivitas usaha bengkel tersebut untuk sementara waktu harus dihentikan.

Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. BPBD Kabupaten Temanggung telah melakukan peninjauan lokasi, asesmen kejadian, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menentukan langkah penanganan lanjutan.

Kerugian materiil akibat kejadian tanah longsor tersebut ditaksir mencapai Rp 3.682.100. Dampak yang dirasakan berupa terhentinya sementara aktivitas usaha bengkel milik warga terdampak.

Upaya penanganan yang telah dilakukan meliputi koordinasi lintas sektor, pendataan serta peninjauan lokasi kejadian, serta pemberian bantuan logistik untuk mendukung kegiatan kerja bakti. Kebutuhan mendesak saat ini adalah perbaikan tembok bengkel yang terdampak longsoran agar aktivitas usaha dapat kembali berjalan dengan aman.

Dalam kejadian ini tidak terdapat warga yang mengungsi. BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan longsor agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.