Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Gemawang pada Jumat sore (2/1/2026) menyebabkan terjadinya tanah longsor di Dusun Ngasinan RT 01 RW 06, Desa Sucen. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB dan dilaporkan oleh masyarakat setempat.
BPBD Kabupaten Temanggung bersama unsur terkait melakukan tinjau lokasi pada pukul 21.30 WIB. Berdasarkan hasil pemantauan, tebing dengan panjang sekitar 5 meter dan tinggi 8 meter mengalami longsor. Material longsoran menimpa rumah milik Bapak Browy Ariyanto dan mengakibatkan kerusakan ringan pada bagian belakang rumah serta dinding dapur semi permanen sepanjang kurang lebih 4 meter.
Selain itu, di titik lain terjadi longsor pada tebing setinggi sekitar 18 meter dengan lebar longsoran 5 meter. Material longsor menutup akses jalan alternatif yang menghubungkan Desa Krempong dengan Dusun Ngasinan, Desa Sucen, sehingga mengganggu aktivitas dan mobilitas warga.
Dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, sebanyak 2 kepala keluarga dengan total 4 jiwa terdampak akibat kejadian tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1.500.000.
Penanganan awal dilakukan melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan BPBD Kabupaten Temanggung, TNI, Polri, Pemerintah Desa, dan masyarakat. Petugas melakukan pendataan serta peninjauan lokasi untuk memastikan kondisi lapangan dan potensi risiko lanjutan.
Rencana kerja bakti pembersihan material longsor akan dilaksanakan pada keesokan hari dengan kebutuhan mendesak berupa pembersihan material dan penyediaan kayu. BPBD Kabupaten Temanggung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi, serta menghindari aktivitas di sekitar lokasi rawan longsor.
BPBD