Detail Berita

Temanggung — Personil BPBD Temanggung melakukan peninjauan lokasi tanah longsor di Dusun Nyamplung, Desa Kundisari, Kecamatan Kedu, pada Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 08.15 WIB. Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut laporan masyarakat terkait kejadian longsor yang terjadi pada Senin (8/12/2025) pukul 22.00 WIB.

Kejadian tanah longsor dipicu oleh robohnya rumpun bambu di area tebing yang kemudian mengakibatkan saluran irigasi semi permanen jebol. Kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan, dengan panjang saluran yang terdampak mencapai sekitar 17 meter dan tinggi kurang lebih 10 meter. Material longsor menutup sebagian jalur air dan area sekitar sehingga mengganggu aliran irigasi warga.

Setelah menerima laporan, BPBD Temanggung bersama Pemerintah Desa dan warga setempat langsung melakukan pengecekan serta berkoordinasi untuk penanganan awal. Saat ini, kerja bakti pembersihan material longsor tengah berlangsung untuk memulihkan fungsi irigasi dan mencegah kerusakan lanjutan.

Tidak ada kerusakan materiil lain yang dilaporkan, serta tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian ini. Warga juga tidak ada yang mengungsi.

Dalam upaya penanggulangan, BPBD Temanggung melakukan koordinasi lintas sektor, pendataan, serta pemantauan lokasi guna memastikan kondisi telah aman. Kebutuhan mendesak saat ini difokuskan pada pembersihan material longsor agar saluran irigasi dapat berfungsi kembali.

Kepala BPBD Temanggung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama pada musim hujan. Beliau juga mengajak warga untuk menjaga kondisi lingkungan, mengurangi beban lereng, serta segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi bahaya lainnya. Dengan kewaspadaan bersama, risiko bencana dapat ditekan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.