Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Senin, 8 Desember 2025 mengakibatkan tanah longsor di Dusun Ketuwon RT 001 RW 004, Desa Tanggulanom, Kecamatan Selopampang. Kejadian berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB dan menyebabkan tebing talud di bagian belakang rumah milik Suhari (45) longsor.
Longsoran berukuran sekitar 5 x 10,5 meter tersebut menyebabkan kondisi tanah menggantung dan membahayakan rumah yang berada tepat di bawahnya, yakni rumah milik Badar (52). Rumah Suhari dihuni oleh dua keluarga dengan total sembilan jiwa, terdiri dari anak-anak dan orang dewasa. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Laporan kejadian disampaikan oleh warga, kemudian ditindaklanjuti dengan asesmen dan tinjau lokasi oleh BPBD Temanggung pada pukul 11.00–13.45 WIB. Upaya penanganan awal dilakukan oleh warga melalui kerja bakti, sementara BPBD memberikan dukungan logistik serta melakukan koordinasi dengan perangkat desa, TNI/Polri, Dinsos, dan unsur terkait lainnya.
Kerusakan material ditaksir mencapai Rp23.461.000, dengan rincian satu rumah mengalami rusak sedang dan satu rumah lainnya berada dalam kondisi terancam.
Kepala BPBD Temanggung mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil. Masyarakat diminta menghindari aktivitas di area tebing yang terjal, segera melapor jika menemukan retakan baru, serta memerhatikan kondisi lingkungan sekitar saat hujan deras berlangsung. Beliau juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan keluarga dan peran aktif masyarakat dalam melaporkan potensi bahaya sejak dini.
BPBD