Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama beberapa hari terakhir di wilayah Kecamatan Tretep menyebabkan kerusakan pada infrastruktur desa. Pada Minggu, 7 Desember 2025 pukul 13.00 WIB, talud Jembatan Desa Donorejo mengalami longsor.
Longsoran terjadi pada talud sepanjang kurang lebih 7 meter dengan tinggi sekitar 4 meter. Akibat kejadian tersebut, badan jalan di sisi jembatan turut amblas hingga mencapai 1 meter sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Laporan awal disampaikan oleh Sekretaris Desa, kemudian ditindaklanjuti dengan peninjauan lokasi oleh petugas. Sebagai langkah pengamanan awal, petugas memasang safety line di sekitar area jembatan untuk mencegah aktivitas warga di titik yang berisiko.
Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp85.367.000. Hingga saat ini, kondisi masih dalam pemantauan dan koordinasi lintas sektor dilakukan untuk langkah penanganan lanjutan.
Kepala BPBD Temanggung mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan di sekitar Jembatan Donorejo, agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melintas di area yang telah dipasangi pembatas pengaman. Masyarakat diminta segera melapor kepada pemerintah desa atau BPBD apabila melihat tanda-tanda kerusakan tambahan atau pergerakan tanah. Beliau juga menekankan pentingnya menghindari aktivitas di dekat tebing, talud, maupun infrastruktur yang menunjukkan gejala penurunan tanah, terutama saat hujan masih berpotensi turun. Upaya monitoring dan koordinasi akan terus dilakukan untuk meminimalkan risiko bencana susulan.
BPBD