Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Temanggung kembali menimbulkan kerusakan. Pada Sabtu, 6 November 2025, sekitar pukul 03.00 WIB, hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Soborejo, Kecamatan Pringsurat. Guyuran hujan yang berlangsung cukup lama menyebabkan bangunan rumah milik Slamet (62) di Dusun Bedali RT 02 RW 07 ambruk.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Slamet dan satu anggota keluarganya yang juga lanjut usia berhasil menyelamatkan diri dan untuk sementara mengungsi ke rumah putranya, Aminudin, yang masih berada di dusun yang sama. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp43.200.000.
Laporan awal diterima dari perangkat desa, dan unsur terkait segera melakukan peninjauan pada Minggu, 7 Desember 2025 pukul 08.45 WIB. Personel dari BPBD Temanggung, TNI, Polri, Pemerintah Desa Soborejo, serta warga setempat terlibat dalam penanganan darurat di lokasi kejadian.
Upaya yang telah dilakukan meliputi peninjauan kerusakan, pemberian imbauan kepada warga sekitar, koordinasi lintas instansi, serta penyaluran bantuan logistik dan terpal untuk kebutuhan darurat. Hingga saat ini, dua jiwa yang terdampak masih mengungsi dan kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah pembangunan kembali rumah yang ambruk.
Kepala BPBD Temanggung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, khususnya pada masa cuaca ekstrem. Warga yang tinggal di sekitar tebing, lereng, atau bangunan yang telah menunjukkan retakan diminta segera melapor apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau kerusakan struktur.
Beliau juga menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan, menjauhi area berisiko, dan mengikuti arahan petugas lapangan. BPBD bersama lintas sektor akan terus melakukan pemantauan dan upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak bencana serupa di kemudian hari.
BPBD