Temanggung — Hujan berintensitas tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Selopampang pada Kamis (4/12/2025) mengakibatkan senderan atau talud jalan utama di Dusun Tompak, Desa Jetis, longsor. Peninjauan lokasi dilakukan pada Sabtu (6/12/2025) pukul 17.00 WIB setelah laporan awal disampaikan oleh Kepala Desa Jetis.
Longsoran terjadi pada senderan jalan dengan ukuran sekitar 40 x 4 meter. Jalan tersebut merupakan akses pintas bagi kendaraan roda dua dari Dusun Kemirikerep menuju Dusun Tompak, sekaligus jalur yang digunakan anak-anak sekolah dasar dari Dusun Tompak untuk menuju sekolah. Akibat longsor, jalan menjadi rawan dilalui dan mengganggu mobilitas masyarakat.
Selain merusak senderan, peristiwa ini juga berdampak pada area lahan pertanian warga. Sekitar ±200 m?2; tanaman cabai mengalami kerusakan akibat terdampak material longsor. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi lereng diperkirakan masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Estimasi kerugian meliputi kerusakan senderan sebesar Rp 33.000.000 dan kerusakan lahan pertanian sekitar Rp 10.000.000. Total warga terdampak diperkirakan mencapai 150 orang. Titik kejadian dapat diidentifikasi melalui koordinat -7.3804364, 110.1482559.
Proses peninjauan melibatkan personel BPBD Temanggung, TNI, Polri, Pemerintah Desa Jetis, serta masyarakat sekitar. Upaya lanjutan akan dikoordinasikan untuk meminimalkan potensi risiko dan memastikan akses warga dapat pulih kembali dengan aman.
BPBD