Detail Berita

Temanggung, 13 November 2025 — BPBD Kabupaten Temanggung melaksanakan peninjauan dan penanganan bencana tanah longsor yang terjadi di jalan alternatif Tembarak–Pikatan, wilayah Desa Nampirejo, Kecamatan Temanggung, pada Kamis (13/11) pukul 09.00–10.35 WIB. Tinjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait kejadian longsor yang berlangsung pada Rabu (12/11) sekitar pukul 17.00 WIB.

Longsor dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan tebing setinggi 10 meter mengalami runtuhan. Material longsor berupa tanah jenis wadas dan batuan dengan ukuran lebar sekitar 4 meter dan tinggi 2 meter menutup saluran drainase serta sebagian badan jalan, sehingga arus lalu lintas sempat terganggu.

BPBD Temanggung bersama DPUPR UPT Tembarak dan dibantu masyarakat segera melakukan upaya pembersihan material longsor yang menutup drainase dan badan jalan. Berkat penanganan cepat di lapangan, akses kendaraan kini telah kembali lancar dan dapat dilalui secara normal. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut, dan tidak ditemukan kerugian materiil berarti.

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan meliputi pendataan, peninjauan langsung ke lokasi, serta koordinasi intensif dengan pihak terkait guna memastikan kondisi lingkungan aman dan meminimalkan potensi longsor susulan.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana terutama saat curah hujan tinggi, serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi rawan yang dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.