Temanggung, 13 November 2025 — BPBD Kabupaten Temanggung melakukan peninjauan lapangan terhadap kejadian tanah longsor yang terjadi di Dusun Sigran RT 01 RW 09, Desa Kemiri, Kecamatan Kaloran, pada Kamis siang (13/11) pukul 11.50 WIB. Tinjauan dilakukan setelah menerima laporan resmi dari Perangkat Desa Kemiri terkait bencana yang berlangsung pada Minggu (9/11) sekitar pukul 08.30 WIB.
Peristiwa longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Desa Kemiri sejak pukul 07.30 WIB. Curah hujan yang berlangsung selama beberapa jam menyebabkan senderan rumah milik Bapak Andi Susilo (1 KK, 4 jiwa) dengan tinggi sekitar 3 meter dan panjang kurang lebih 12 meter mengalami keruntuhan. Material longsoran kemudian menutup akses jalan dusun sehingga mobilitas warga sempat terhambat.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Nilai kerusakan material diperkirakan mencapai Rp 28.685.600,-. Dengan dukungan warga, pembersihan material longsor telah selesai dilakukan melalui kerja bakti sehingga akses jalan kembali dapat digunakan.
Dalam penanganan awal, BPBD Kabupaten Temanggung bersama unsur TNI, POLRI, Pemerintah Desa Kemiri, dan masyarakat turut terlibat untuk memastikan keamanan lokasi serta mengantisipasi potensi longsor susulan. BPBD juga melakukan pendataan kerusakan, peninjauan teknis, serta koordinasi dengan pihak terkait untuk tindak lanjut kebutuhan perbaikan.
Kebutuhan mendesak saat ini adalah pembangunan kembali senderan rumah yang rusak agar tidak menimbulkan risiko tambahan bagi penghuni maupun lingkungan sekitar. Hingga laporan ini disusun, tidak ada warga yang mengungsi.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, khususnya pada wilayah dengan struktur tanah labil dan saat curah hujan tinggi
BPBD