Detail Berita

 

BPBD Kabupaten Temanggung melaksanakan peninjauan lokasi tanah longsor pada Selasa, 18 November 2025, pukul 23.15 WIB di Dusun Pringsewu RT 01 RW 02, Desa Giripurno, Kecamatan Ngadirejo. Kejadian awal terjadi pada pukul 17.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Hujan deras menyebabkan debit air dari saluran pembuangan rumah milik Suroso Irfai (65 tahun, 2 KK, 5 jiwa) mengalir langsung ke senderan di belakang rumah. Tekanan air yang kuat membuat senderan setinggi ±3 meter dan panjang ±5 meter tersebut tidak mampu menahan aliran, sehingga terjadi longsor. Material longsoran menutup akses jalan kampung dan menghambat mobilitas warga.

Selain longsor utama, terdapat bagian senderan lain yang juga berpotensi mengalami longsor susulan, yaitu dengan panjang ±6 meter dan tinggi ±3 meter. BPBD mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras.

 

Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi dalam kejadian ini. Estimasi kerugian akibat longsor mencapai Rp 18.413.010.