BPBD Kabupaten Temanggung melaksanakan assessment dan peninjauan lokasi bencana tanah longsor di Dusun Nglarangan RT 002 RW 001, Desa Rejosari, Kecamatan Wonoboyo, pada Kamis, 20 November 2025, mulai pukul 08.30 hingga 13.30 WIB. Kegiatan dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan, risiko lanjutan, serta kebutuhan penanganan awal di lokasi terdampak.
Peristiwa longsor terjadi pada pukul 05.30 WIB setelah hujan deras dengan durasi cukup lama mengguyur wilayah tersebut. Tingginya intensitas hujan menyebabkan tebing setinggi sekitar 5 meter dan panjang 10 meter mengalami longsor. Material longsor menimpa rumah milik Bagus Jati Kusumo (1 KK/4 jiwa), sehingga menyebabkan kerusakan pada bagian dinding kamar dan garasi dengan luas sekitar 6 meter.
Selain itu, longsor juga mengancam rumah milik Ibu Dwi Irawan (1 KK/3 jiwa) yang berada tepat di samping aliran sungai. Lokasi ini sebelumnya telah di-assessment pada 15 November 2025, namun saat itu material longsor belum menyebabkan kerusakan bangunan.
Hingga saat ini belum dilakukan perbaikan teknis, namun warga bersama pemerintah desa telah melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan material longsor. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. BPBD Temanggung memberikan dukungan awal berupa logistik kerja bakti dan bantuan bahan bangunan rumah untuk penanganan darurat.
Nilai kerusakan sementara diperkirakan mencapai Rp 5.000.000,-, dengan dampak berupa:
-
1 rumah rusak sedang
-
1 rumah dalam kondisi terancam longsor
BPBD Kabupaten Temanggung terus memantau kondisi di lapangan dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat curah hujan tinggi.
BPBD