BPBD Kabupaten Temanggung melaksanakan assessment dan peninjauan lokasi bencana tanah longsor di wilayah Dusun Krempong, Desa Krempong, Kecamatan Gemawang pada Kamis, 20 November 2025, pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kerusakan, tingkat risiko, serta kebutuhan penanganan awal di lapangan.
Peristiwa longsor terjadi pada pukul 16.00 WIB setelah hujan deras mengguyur wilayah Gemawang sejak pukul 15.00 WIB. Intensitas hujan tinggi ditambah kondisi saluran pembuangan air yang kurang baik menyebabkan pondasi pagar bagian belakang Sekolah RA Masyithoh menjadi labil hingga akhirnya longsor. Luas area longsor mencapai sekitar 11 x 7 meter.
Kejadian tersebut dilaporkan oleh masyarakat, Munadhon dari Komite RA. Demi keselamatan, kegiatan belajar mengajar di RA Masyithoh—yang terdiri dari 3 guru dan 16 siswa (total terdampak 19 orang)—sementara dihentikan hingga kondisi dinyatakan aman. Saat ini belum dilakukan penanganan teknis; rencananya besok akan dilaksanakan kerja bakti dan penutupan sementara area rawan dengan terpal.
BPBD Kabupaten Temanggung telah memberikan bantuan awal berupa logistik kerja bakti dan terpal untuk mengurangi risiko lanjutan. Berdasarkan hasil assessment, kerugian diperkirakan mencapai Rp 34.964.853,-, dengan satu fasilitas pendidikan mengalami kerusakan kategori sedang.
Personil yang terlibat dalam penanganan awal meliputi:
-
BPBD Temanggung
-
TNI/Polri
-
Kecamatan Gemawang
-
Perangkat Desa Krempong
-
Komite RA
-
Masyarakat
BPBD Temanggung terus memantau perkembangan dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama saat curah hujan tinggi.
BPBD