Temanggung, 23 November 2025 — BPBD Kabupaten Temanggung melakukan assesment dan peninjauan lokasi bencana tanah longsor di Dusun Tlahap, Desa Tlahap, Kecamatan Kledung, pada Minggu (23/11) mulai pukul 19.22 hingga 21.40 WIB. Tinjauan dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait longsor yang terjadi pada sore hari sekitar pukul 16.00 WIB.
Hujan deras dengan intensitas tinggi menyebabkan dua titik tebing di wilayah tersebut mengalami longsor. Pada titik pertama, material tanah dari tebing setinggi 5 meter dan panjang 4 meter menutup akses jalan menuju mata air Sedandang. Nilai kerusakan diperkirakan mencapai Rp 3.188.000.
Titik kedua berada di tebing dekat rumah Bapak Larnoto (1 KK, 1 jiwa). Tebing dengan ketinggian 6 meter dan panjang 4 meter longsor hingga menutup jalan menuju lahan pertanian warga. Perkiraan kerusakan pada titik ini mencapai Rp 3.825.600.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Total kerugian material dari dua titik longsor diperkirakan sebesar Rp 7.013.600. Dua jalur vital, yakni jalan menuju mata air Sedandang serta akses menuju lahan pertanian, sementara tidak dapat dilalui akibat tertutup material longsor.
Personil gabungan dari BPBD Temanggung, TNI/Polri, perangkat desa, serta masyarakat turut melakukan pengecekan kondisi lapangan dan memastikan keamanan di sekitar lokasi. BPBD juga menyalurkan logistik untuk mendukung kerja bakti warga dalam pembersihan material longsor.
Sebagai tindak lanjut, kerja bakti pembersihan akan dilaksanakan pada keesokan harinya untuk membuka kembali akses warga. BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi berpotensi memicu longsor susulan.
BPBD