Detail Berita

 

Temanggung, 24 November 2025 — BPBD Kabupaten Temanggung melaksanakan peninjauan lokasi bencana tanah longsor di Dusun Pringsewu, Desa Giripurno, Kecamatan Ngadirejo, pada Senin pagi (24/11) pukul 09.00 WIB. Tinjauan dilakukan setelah menerima laporan dari Kepala Dusun Ikhwan terkait kerusakan rumah yang terjadi akibat hujan deras pada Kamis (20/11).

Hujan dengan intensitas tinggi memicu pergerakan tanah di sekitar permukiman, menyebabkan tanah serta bangunan milik Ahmad Supriyanto mengalami retakan sepanjang lima meter dan lebar tiga meter. Rumah yang terdampak berada di tepi sungai dengan ketinggian tebing sekitar 15 meter, sehingga kondisi struktur bangunan menjadi rentan dan perlu penanganan segera.

Kerugian material ditaksir mencapai Rp 1.250.000,- dan terdapat satu keluarga berjumlah tiga jiwa yang terdampak, terdiri dari dua orang dewasa dan satu anak laki-laki. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.

Peninjauan dilakukan oleh BPBD Temanggung bersama Pemerintah Desa Giripurno serta relawan JADUG Rescue untuk memastikan tingkat kerawanan lokasi, memetakan potensi pergerakan tanah susulan, serta memberikan rekomendasi keamanan kepada penghuni rumah.

 

BPBD mengimbau masyarakat di wilayah rawan tebing dan bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim penghujan, dan segera melapor apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau keretakan pada bangunan.