Detail Berita

 

Temanggung, 25 November 2025 — Dalam momentum peringatan Hari Guru Nasional, BPBD Kabupaten Temanggung menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru yang telah berdedikasi dalam mendidik, membimbing, dan membentuk karakter generasi bangsa. Peringatan Hari Guru tahun ini juga menjadi pengingat pentingnya peran guru dalam memperkenalkan pendidikan kebencanaan sejak dini.

Sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan, guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membekali siswa dengan kesiapan menghadapi berbagai situasi, termasuk potensi bencana. Di wilayah seperti Kabupaten Temanggung yang memiliki risiko bencana alam — mulai dari tanah longsor, angin kencang, hingga banjir — edukasi kebencanaan menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari proses belajar.

BPBD Temanggung menegaskan bahwa guru memegang peran vital dalam membangun budaya sadar bencana melalui pengajaran yang sederhana namun berdampak besar, seperti mengenalkan tanda-tanda bencana, langkah-langkah evakuasi, hingga memupuk sikap tanggap dan peduli terhadap lingkungan.

“Guru adalah fondasi dalam membentuk generasi tangguh bencana. Melalui pembelajaran di sekolah, anak-anak dapat memahami cara melindungi diri, membantu orang lain, dan mengambil keputusan yang tepat saat terjadi situasi darurat,” demikian disampaikan oleh BPBD Kabupaten Temanggung dalam rangka Hari Guru Nasional.

BPBD juga menyampaikan terima kasih kepada para guru yang selama ini aktif terlibat dalam program edukasi kebencanaan, simulasi evakuasi, hingga membimbing siswa dalam kegiatan seperti PMR, pramuka peduli, dan Desa Tangguh Bencana (Destana).

Dengan semangat Hari Guru Nasional, BPBD berharap sinergi antara dunia pendidikan dan penanggulangan bencana semakin kuat, sehingga tercipta generasi muda Temanggung yang lebih siap, siaga, dan tangguh menghadapi segala potensi bencana di masa depan.

Selamat Hari Guru Nasional. Terima kasih telah menjadi pelita bagi masa depan dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana.