Detail Berita

 

Temanggung, 27 November 2025 — Seorang warga lanjut usia bernama Siyem (80) dilaporkan hilang di Dusun Gondangan, Desa Tawangsari, Kecamatan Tembarak. Kejadian bermula pada Selasa (26/11) sekitar pukul 18.00 WIB ketika Mbah Siyem berada di rumah anaknya, Lukman Nurhakim, yang sedang melaksanakan hajatan keluarga.

Menjelang waktu magrib, keluarga mencari Mbah Siyem untuk diajak melaksanakan salat, namun beliau tidak ditemukan. Pada pukul 18.10 WIB, seorang saksi bernama Bapak Lumadah melihat Mbah Siyem di dekat rumah anaknya. Saat ditanya arah tujuan, beliau menjawab hendak menuju Gondangan, padahal lokasi tersebut merupakan tempat beliau berada saat itu. Keluarga menduga hilangnya Mbah Siyem terkait kondisi daya ingatnya yang telah mengalami dimensia.

Upaya pencarian dilakukan sejak pukul 18.30 WIB di sekitar Dusun Gondangan namun tidak membuahkan hasil. Pihak keluarga juga menyebarkan informasi melalui media sosial, namun tetap tidak ada tanda-tanda keberadaan korban. Hingga pukul 01.00 WIB, pencarian oleh keluarga dan perangkat desa di wilayah Miri, Bongan, Sikepatan, hingga Jogopati juga belum menemukan titik terang.

Pada Rabu (26/11) pukul 15.00 WIB, keluarga kembali melakukan pencarian dan kemudian meminta bantuan kepada pihak berwenang. BPBD Kabupaten Temanggung telah melakukan asesmen awal serta koordinasi dengan perangkat desa untuk penanganan lanjutan.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Kamis (27/11) pukul 19.00–22.30 WIB. Dalam pemantauan tersebut, tim menerima informasi dari Ibu Parinah, pedagang di Pasar Selopampang, yang mengaku melihat Mbah Siyem membeli makanan di warungnya sekitar pukul 09.00 WIB. Selain itu, tim juga melakukan pemantauan di wilayah sebelah barat Desa Kacepit, tepatnya di sekitar Kali Gemlang.

 

Hingga saat ini, pemantauan masih terus dilakukan. Aparat desa, keluarga, dan BPBD Temanggung tetap berupaya menelusuri keberadaan Mbah Siyem, mengingat kondisi lansia dan ingatan yang melemah. Masyarakat yang melihat atau mengetahui informasi terkait keberadaan beliau diimbau segera melaporkan kepada pemerintah desa atau pihak berwenang terdekat.