Temanggung, 3 Desember 2025 — Peninjauan lokasi bencana tanah longsor dilakukan pada Rabu (3/12) pukul 09.30 WIB di Dusun Salam RT 02 RW 06, Desa Salamsari, Kecamatan Kedu. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait kejadian longsor yang terjadi pada Selasa (2/12) sekitar pukul 19.00 WIB.
Bencana dipicu oleh curah hujan tinggi dalam beberapa waktu terakhir yang menyebabkan peningkatan debit air Sungai Kuas. Derasnya aliran air menghantam pondasi dan sayap jembatan hingga menimbulkan kerusakan ringan pada struktur jembatan dengan ukuran sekitar 14 x 4 meter. Meski tidak menimbulkan dampak terhadap warga maupun permukiman, kondisi jembatan yang rusak menjadi perhatian khusus karena merupakan akses penghubung bagi aktivitas masyarakat setempat. Hingga peninjauan dilakukan, perbaikan jembatan belum dapat dilaksanakan.
Kerugian material akibat kerusakan infrastruktur tersebut ditaksir mencapai Rp 16.952.656. Peninjauan lapangan melibatkan unsur BPBD Temanggung, POLRI, DPU, Pemerintah Desa, serta masyarakat untuk memastikan kondisi lokasi aman dan mengidentifikasi kebutuhan penanganan lebih lanjut.
Kondisi cuaca yang tidak menentu serta potensi peningkatan debit sungai menjadi catatan penting bagi warga di sepanjang aliran Sungai Kuas. Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila terdapat tanda-tanda kerusakan tambahan atau pergerakan tanah susulan.
BPBD