Temanggung, 11 November 2025 — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngadirejo pada Senin malam, 10 November 2025, menyebabkan tebing di Dusun Papringan, Desa Katekan, longsor dan menimpa sebagian pondasi rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan ringan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Tebing setinggi tiga meter dengan lebar tiga meter longsor menimpa bagian pondasi rumah milik Budiman yang dihuni oleh satu kepala keluarga dengan tiga jiwa. Berdasarkan hasil pendataan, kerugian ditaksir mencapai Rp 1,38 juta.
Badan Penanggulangan penanggulangan bencana Daerah bersama pemerintah desa dan warga setempat langsung meninjau lokasi kejadian pada Selasa siang, 11 November 2025. Selain melakukan asesmen, petugas juga menyalurkan bantuan logistik berupa terpal untuk mengurangi risiko sementara terhadap potensi longsor susulan. Rencana tindak lanjut akan dilakukan dengan rekonstruksi talud guna memperkuat struktur tebing di sekitar rumah terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, S.STP., mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, terutama di wilayah dengan kemiringan tanah yang curam.
“Kami mengingatkan warga agar segera melapor jika melihat tanda-tanda retakan di tanah atau tebing. Hindari beraktivitas di sekitar area rawan longsor saat hujan deras berlangsung,” ujarnya.
Hingga saat ini, tidak ada warga yang mengungsi dan kondisi di lokasi telah berangsur normal. Pemerintah desa bersama masyarakat diimbau tetap melakukan pemantauan mandiri terhadap lingkungan sekitar untuk mengantisipasi longsor susulan.
BPBD