Detail Berita

Temanggung — Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana tanah longsor, BPBD Kabupaten Temanggung mengimbau warga agar melakukan tindakan pencegahan sejak dini, terutama saat memasuki musim hujan.

Berikut beberapa langkah penting yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko longsor:

  1. Waspada saat hujan deras atau gempa. Curah hujan tinggi dan getaran tanah dapat memicu pergeseran tanah.

  2. Tanam pohon di area rawan longsor. Akar pohon membantu memperkuat struktur tanah agar tidak mudah bergerak.

  3. Waspadai tanda-tanda alam. Seperti pohon yang miring, retakan tanah, atau suara benturan batu.

  4. Pastikan saluran air hujan tidak tersumbat. Aliran air yang lancar dapat mencegah penumpukan air yang melemahkan struktur tanah.

  5. Perhatikan pohon yang bergerak atau tanah yang mulai retak. Hal ini bisa menjadi tanda awal terjadinya longsor.

  6. Buat dinding penahan tanah di area rawan. Struktur penahan longsor dapat membantu mengurangi tekanan tanah dan menjaga kestabilan lereng.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, S.STP., menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar sangat berperan dalam mencegah bencana.

“Langkah sederhana seperti menjaga drainase, menanam pohon, dan memperkuat tebing dapat menjadi upaya nyata menuju Temanggung yang tangguh bencana,” ujarnya.

 

BPBD Kabupaten Temanggung mengajak seluruh masyarakat untuk terus waspada, saling mengingatkan, dan segera melapor apabila menemukan tanda-tanda potensi longsor di wilayahnya.