Temanggung, 17 Oktober 2025 —
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung kembali mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan sigap ketika terjadi guncangan gempa bumi. Langkah cepat dan tepat pada saat kejadian sangat penting untuk menyelamatkan diri dan mengurangi risiko cedera.
BPBD Kabupaten Temanggung menyampaikan panduan tindakan yang perlu dilakukan saat terjadi gempa bumi, yaitu sebagai berikut:
-
Berlutut, berlindung, dan bertahan.
Saat merasakan guncangan, segera ambil posisi aman dengan berlutut untuk menjaga keseimbangan, lindungi kepala, dan bertahan hingga guncangan berhenti. -
Jika berada di dalam lift, jangan panik.
Tekan tombol darurat dan tunggu petugas penyelamat, hindari keluar paksa dari lift selama gempa. -
Jauhi area berbahaya.
Segera menjauh dari kaca, bangunan bertingkat, pohon tinggi, papan reklame, dan tiang listrik yang berisiko roboh. -
Bagi pengguna kursi roda, kunci roda dan lindungi kepala dengan kedua tangan atau benda pelindung yang tersedia.
-
Hindari jembatan dan terowongan.
Kedua lokasi tersebut rawan runtuh atau mengalami kerusakan akibat getaran kuat. -
Jika sedang berkendara, pinggirkan kendaraan ke tempat aman, matikan mesin, dan tetap berada di dalam mobil hingga guncangan berhenti.
-
Jika berada di dalam ruangan, berlindunglah di bawah meja atau perabot kuat untuk melindungi diri dari benda jatuh.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung menegaskan bahwa sikap tenang dan kesigapan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi gempa bumi.
“Kepanikan justru meningkatkan risiko cedera. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengingat langkah-langkah keselamatan dan melakukan simulasi secara berkala,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung.
BPBD Kabupaten Temanggung terus berkomitmen memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, simulasi, dan pelatihan di berbagai wilayah.
BPBD