Temanggung, 13 Oktober 2025 — Pasca terjadinya banjir di beberapa wilayah Kabupaten Temanggung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melakukan langkah-langkah pencegahan lanjutan guna menjaga kesehatan serta keselamatan keluarga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung menyampaikan bahwa setelah banjir surut, masyarakat perlu memastikan kondisi lingkungan tetap bersih dan aman. Air banjir berpotensi membawa lumpur, sampah, serta bakteri yang dapat menimbulkan berbagai penyakit.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
- Membersihkan rumah dan lingkungan sekitar dengan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran penyakit.
- Memastikan sumber air bersih aman digunakan, termasuk mensterilkan sumur atau bak penampungan air yang terendam.
- Memeriksa kondisi instalasi listrik sebelum digunakan kembali, dengan meminta bantuan petugas berwenang bila ditemukan kerusakan.
- Mengeringkan dan menjemur barang-barang rumah tangga yang terendam untuk mencegah jamur dan bau tidak sedap.
- Memeriksa kondisi kesehatan seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak dan lansia, serta segera menghubungi fasilitas kesehatan jika muncul gejala penyakit pasca-banjir.
- Melapor kepada aparat desa atau petugas BPBD apabila ditemukan kerusakan rumah, infrastruktur, atau kondisi lingkungan yang membahayakan.
BPBD juga mengingatkan pentingnya gotong royong dalam pembersihan lingkungan dan perbaikan fasilitas umum agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Setelah banjir, kewaspadaan harus tetap dijaga. Lingkungan yang bersih dan aman merupakan kunci untuk mencegah bencana susulan dan penyakit,” ujar Kepala Pelaksana BPBD.
Melalui koordinasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan proses pemulihan pasca banjir dapat berjalan cepat dan efektif.
BPBD