Detail Berita

 

Temanggung, 12 Oktober 2025 — Menjelang puncak musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir yang dapat terjadi di wilayah rawan genangan air dan bantaran sungai.

BPBD mengingatkan warga untuk melakukan sejumlah langkah antisipatif saat tanda-tanda banjir mulai terlihat agar dapat mengurangi risiko kerugian dan menjaga keselamatan keluarga. Langkah-langkah tersebut meliputi:

  • Mematikan peralatan listrik untuk mencegah korsleting dan kebakaran.
  • Mengamankan barang elektronik dan barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
  • Menampung air bersih sebagai persediaan apabila terjadi gangguan air bersih.
  • Memeriksa atap dan dinding rumah dari kebocoran agar tetap aman dan nyaman saat hujan deras.
  • Memastikan sumur resapan berfungsi dengan baik untuk memperlancar penyerapan air hujan.
  • Mengikuti arahan dan peringatan dari petugas berwenang apabila diminta untuk evakuasi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung, (isi nama pejabat bila diperlukan), menyampaikan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi dampak bencana.

“Kami mengimbau warga untuk selalu memantau kondisi lingkungan, terutama yang berada di dekat sungai, dan segera melapor bila melihat tanda-tanda banjir,” ujarnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BPBD Kabupaten Temanggung juga terus berkoordinasi dengan relawan Destana dan perangkat desa untuk melakukan patroli sungai dan pembersihan saluran air di wilayah yang berpotensi banjir.

BPBD berharap, dengan kesiapan masyarakat dan kerja sama lintas pihak, risiko banjir dapat diminimalkan dan keselamatan warga tetap terjaga.