Temanggung, 7 November 2025 — Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Bulu pada Jumat (7/11) siang menyebabkan terjadinya tanah longsor di Dusun Grubug RT 01 RW 04, Desa Wonotirto. Kejadian terjadi sekitar pukul 13.30 WIB dan dilaporkan oleh masyarakat kepada BPBD Kabupaten Temanggung.
Peristiwa tersebut mengakibatkan talud rumah milik Bapak Ari (2 KK, 6 jiwa) longsor dengan ukuran tinggi 8 meter dan panjang 15 meter. Material longsoran berpotensi mengancam rumah milik Bapak Ari serta Bapak Domo yang saat ini belum berpenghuni. Selain itu, sebuah mobil pick up yang berada di sekitar lokasi kejadian terperosok akibat tanah yang ambles.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Setelah menerima laporan, personil BPBD Kabupaten Temanggung bersama TNI/POLRI, Pemerintah Desa Wonotirto, relawan, dan masyarakat segera melakukan pendataan dan peninjauan lokasi. Tim juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk rencana penanganan selanjutnya.
Saat ini, lokasi longsor masih memerlukan penanganan darurat menggunakan karung bagor sebagai langkah pengamanan sementara guna mencegah longsor susulan. Rencananya, kerja bakti bersama akan dilaksanakan pada Sabtu (8/11) untuk pembersihan material longsor dan pemasangan pengaman karung bagor.
Kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp47.826.000,-. Tidak ada warga yang mengungsi, dan kondisi di lokasi dalam pengawasan petugas.
BPBD Kabupaten Temanggung mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah perbukitan dan tebing curam, agar tetap waspada terhadap potensi tanah longsor saat curah hujan tinggi serta segera melapor jika muncul retakan tanah atau tanda-tanda longsor lainnya.
BPBD