Detail Berita

Temanggung, 6 November 2025 — Personil BPBD Kabupaten Temanggung turut hadir dalam upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025, yang dilaksanakan di Lapangan Desa Jetis, Kecamatan Selopampang, pada Kamis (6/11/2025).

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara dan membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc.

Dalam amanatnya, Kasad menegaskan bahwa TMMD ke-126, yang menjadi program penutup di Tahun Anggaran 2025, memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan wilayah, meningkatkan kesejahteraan sosial, serta memperkuat ketahanan nasional dari tingkat desa.

“Pembangunan infrastruktur yang dilakukan serentak di 50 kabupaten/kota akan memperlancar akses warga, mendorong roda perekonomian, dan memperkuat kemandirian masyarakat,” demikian amanat Kasad yang dibacakan oleh Dandim 0706/Temanggung.

Melalui program TMMD ini, TNI Angkatan Darat juga mengintegrasikan berbagai program unggulan seperti Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta percepatan penurunan stunting, sebagai bentuk nyata komitmen TNI hadir di tengah-tengah rakyat.

Kegiatan penutupan turut dihadiri oleh perwakilan Bupati Temanggung, Kepala Kesbangpol Djoko Prasetyono, S.Sos., M.M., perwakilan DPRD, Polres, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Dinpermades, BAZNAS, Forkopimcam Selopampang, serta tokoh masyarakat Desa Jetis.

Usai upacara, Dandim 0706/Temanggung bersama rombongan meninjau hasil pembangunan yang telah diselesaikan, di antaranya pengecoran jalan dan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH). Ia memastikan seluruh sasaran fisik maupun nonfisik telah rampung 100 persen dan memberikan manfaat langsung bagi warga.

Dalam penutupan tersebut, Kasad berpesan agar semangat kebersamaan dan gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD terus dijaga dan diwariskan.

“Pelihara dan rawat hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Jadikan gotong royong sebagai kekuatan utama membangun desa dan bangsa,” pungkas Dandim membacakan amanat Kasad.

 

Kehadiran personil BPBD Temanggung dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap sinergi lintas sektor, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan, ketahanan, dan kesiapsiagaan masyarakat desa dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan potensi bencana di wilayah Kabupaten Temanggung.