TEMANGGUNG – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Desa Gambasan, Kecamatan Selopampang, Kabupaten Temanggung, pada Senin (13/10/2025) sore, mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp24,3 juta.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB, dan dilaporkan oleh warga setempat kepada BPBD Kabupaten Temanggung. Berdasarkan hasil asesmen lapangan, sedikitnya sembilan bangunan terdampak, terdiri dari rumah warga dan satu bangunan gudang.
Bangunan yang mengalami kerusakan antara lain gudang milik Gandi di utara balai desa dengan kerusakan ringan pada bagian atap cucian mobil; rumah milik Evi (50 tahun) rusak pada bagian kamar mandi dan gudang; rumah milik Darsono mengalami kerusakan ringan pada atap garasi; serta rumah milik Sumarno (54 tahun) mengalami kerusakan sedang pada atap ruang tamu dan halaman berukuran 7 x 8 meter akibat terjangan angin kencang.
Akibat kondisi tersebut, keluarga Sumarno (1 KK, 3 jiwa) untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat. Hingga kini, belum dilakukan perbaikan terhadap bangunan yang terdampak.
Beberapa rumah warga lainnya, seperti milik Samsoni, Slamet Subagio, Hatta, Dewi, dan Tus Dwi Susanto, juga dilaporkan mengalami kerusakan ringan pada bagian atap dan gudang. Secara keseluruhan, sebanyak 10 kepala keluarga atau 30 jiwa terdampak dari peristiwa ini, tanpa adanya korban jiwa maupun luka-luka.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Temanggung bersama Tagana dan masyarakat setempat segera melakukan peninjauan lokasi pada pukul 19.30 WIB. Tim gabungan melaksanakan pendataan, asesmen kerusakan, serta koordinasi dengan pihak pemerintah desa untuk menentukan langkah penanganan lanjutan.
Kebutuhan mendesak saat ini meliputi perbaikan atap rumah yang rusak dan kerja bakti pembersihan material agar warga dapat segera menempati kembali rumahnya dengan aman.
BPBD Temanggung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada masa pancaroba yang sering disertai hujan deras dan angin kencang. Kesiapsiagaan dan mitigasi dini di tingkat warga diharapkan dapat mengurangi risiko kerusakan maupun korban apabila kejadian serupa kembali terjadi.
BPBD