Detail Berita

TEMANGGUNG – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Dusun Tanggung, Desa Tanjungsari, Kecamatan Tlogomulyo, Kabupaten Temanggung, pada Senin (13/10/2025) sore, menyebabkan lima rumah warga rusak dan dua keluarga dengan enam jiwa terpaksa mengungsi. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp22,18 juta.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan dilaporkan oleh masyarakat kepada BPBD Kabupaten Temanggung. Berdasarkan hasil asesmen lapangan, empat rumah mengalami kerusakan sedang dan satu rumah mengalami kerusakan ringan akibat terjangan angin disertai hujan deras.

Kerusakan terparah menimpa rumah milik Budi Hartono (RT 04 RW 03) berukuran 6 x 8 meter. Budi dan istrinya, Nanung, mengalami luka ringan tertimpa reruntuhan atap. Keluarga ini untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat, bersama keluarga Ibu Mutiah, yang rumahnya juga mengalami kerusakan sedang pada bagian atap berukuran 4 x 6 meter.

Selain itu, rumah milik Rukini, Rofiq Zaenudi, dan Munari juga terdampak dengan kondisi rusak ringan hingga sedang. Pagar rumah Munari sepanjang 10 meter bahkan roboh akibat terpaan angin kencang.

Secara keseluruhan, kejadian ini berdampak pada 5 kepala keluarga atau 16 jiwa, dengan 2 kepala keluarga (6 jiwa) mengungsi. Hingga saat ini belum dilakukan perbaikan, dan masyarakat bersama perangkat desa berencana melakukan kerja bakti pembersihan serta perbaikan atap rumah dalam waktu dekat.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, BPBD Kabupaten Temanggung bersama Tagana dan unsur relawan segera melaksanakan peninjauan lokasi pada pukul 20.00 WIB. Tim melakukan pendataan, asesmen kerusakan, dan koordinasi dengan pemerintah desa untuk langkah penanganan lanjutan.

BPBD Temanggung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada masa pancaroba yang kerap disertai hujan intensitas tinggi dan angin kencang. Kesiapsiagaan warga dan langkah mitigasi di tingkat desa diharapkan dapat mengurangi dampak kerusakan dan risiko korban akibat kejadian serupa di kemudian hari.