TEMANGGUNG – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Lingkungan Bangunsari RT 05 RW 01, Kelurahan Manding, Kecamatan Temanggung, pada Senin (13/10/2025) sore. Akibatnya, dua rumah warga mengalami kerusakan sedang pada bagian atap, dan dua kepala keluarga dengan enam jiwa terpaksa mengungsi untuk sementara waktu.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan dilaporkan oleh masyarakat kepada BPBD Kabupaten Temanggung. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan pada pukul 22.30 WIB, kerusakan menimpa rumah milik Ibu Rita dan Bapak Ismail.
Rumah milik Ibu Rita mengalami kerusakan sedang pada bagian atap galvalum berukuran 4 x 6 meter dengan estimasi kerugian mencapai Rp5,54 juta. Sementara rumah milik Bapak Ismail mengalami kerusakan serupa pada atap berukuran 6 x 8 meter dengan nilai kerusakan sekitar Rp11,08 juta. Total kerugian ditaksir mencapai Rp16,63 juta.
Kedua keluarga terdampak — 2 KK dengan 6 jiwa, termasuk 1 balita — saat ini mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi atap rumah belum memungkinkan untuk ditempati kembali. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Temanggung bersama Tim SAR Kabupaten Temanggung dan masyarakat setempat segera melakukan pendataan, asesmen kerusakan, dan koordinasi dengan pihak kelurahan guna penanganan lanjutan.
Kebutuhan mendesak saat ini berupa perbaikan atap rumah agar warga terdampak dapat segera kembali ke tempat tinggal mereka.
BPBD Temanggung mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras dan angin kencang, terutama pada masa pancaroba ini. Kesiapsiagaan dan kewaspadaan warga sangat diperlukan untuk mengurangi risiko kerusakan dan korban akibat cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Temanggung.
BPBD