Temanggung – Bimbingan Teknis (Bimtek) Dasar Manajemen Bencana Tahun 2025 resmi dibuka oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Temanggung, Ripto Susilo. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya setiap perangkat daerah memahami peran, tugas, dan tanggung jawabnya dalam penanggulangan bencana.
“Setiap OPD harus mampu mengambil bagian sesuai fungsinya dalam penanganan bencana, karena kebencanaan adalah urusan bersama. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar Temanggung lebih siap, sigap, dan tangguh,” tegasnya.
Bimtek ini berlangsung selama tiga hari dengan diikuti oleh 21 peserta dari tujuh OPD, yakni: BPBD, DPUPR, DPRKPLH, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DINKOPDAG, dan DKPPP.
Rangkaian kegiatan meliputi:
-
Materi dasar manajemen bencana dari para narasumber berkompeten.
-
Praktik lapangan di Desa Muncar untuk mengasah keterampilan teknis.
-
Seminar dan evaluasi hasil praktik lapangan sebagai bentuk penguatan pemahaman.
Kegiatan ini tidak hanya menekankan teori, tetapi juga praktik nyata di lapangan sehingga peserta benar-benar mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh.
Melalui bimtek ini, diharapkan terbangun kapasitas bersama lintas perangkat daerah dalam menghadapi potensi bencana di Kabupaten Temanggung. Dengan sinergi yang kuat, Temanggung diharapkan mampu mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, aman, dan berdaya menghadapi risiko bencana.
BPBD