Temanggung – Setiap tanggal 11 September, bangsa Indonesia memperingati Hari Radio Nasional sebagai penghormatan atas lahirnya siaran radio pertama di tanah air. Tahun 2025 ini, peringatan Hari Radio Nasional tidak hanya menjadi momen mengenang sejarah, tetapi juga menegaskan kembali peran vital radio, terutama dalam kondisi darurat dan bencana.
Sejak resmi mengudara pada tahun 1945 melalui Radio Republik Indonesia (RRI), radio telah menjadi media penyambung suara rakyat. Di era digital sekalipun, radio tetap relevan dan memiliki keunggulan, khususnya dalam situasi krisis ketika akses internet dan jaringan telekomunikasi terganggu.
Dalam penanggulangan bencana, radio berfungsi sebagai media penyebar informasi darurat, peringatan dini, serta himbauan resmi dari pemerintah. Melalui radio, masyarakat dapat segera mengetahui jalur evakuasi, lokasi pengungsian, hingga arahan penyelamatan yang cepat dan tepat. Tidak hanya itu, radio juga menjadi sarana edukasi dan pemulihan psikososial, menghadirkan hiburan serta informasi positif di tengah masa sulit.
Peringatan Hari Radio Nasional 2025 menjadi pengingat bahwa kekuatan radio tidak tergantikan. Dengan semangat Sekali di Udara Tetap di Udara, radio terus hadir sebagai sahabat masyarakat, baik dalam keseharian maupun saat menghadapi bencana.
Selamat Hari Radio Nasional 2025. Radio, suara yang menyatukan, menyelamatkan, dan memberi harapan bagi bangsa Indonesia.
BPBD