Temanggung – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Temanggung kembali menimbulkan dampak. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi baru-baru ini menyebabkan debit air meningkat tajam dan menggerus struktur penahan jalan (talud), hingga mengakibatkan longsor pada salah satu sisi jalan kabupaten.
Talud yang longsor memiliki volume panjang 10 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 3 meter. Peristiwa ini terjadi di jalur penghubung antara Desa Traji, Kecamatan Parakan, dan Desa Bandunggede, Kecamatan Kedu, tepatnya di wilayah Dusun Gamblok RT 01 RW 02, Desa Traji.
Longsornya talud tersebut mengancam terputusnya akses transportasi bagi warga antar kedua desa, terutama jika terjadi kerusakan lanjutan akibat hujan susulan.
Sebagai langkah awal penanganan, BPBD Kabupaten Temanggung telah memasang rambu peringatan di sekitar lokasi guna mengantisipasi kecelakaan serta memberikan informasi kepada pengguna jalan. Selain itu, BPBD juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lebih lanjut terhadap kerusakan talud dan pengamanan jalur tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari lokasi rawan longsor, terutama saat cuaca ekstrem.