Temanggung, 12 Mei 2025 — Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, SAR Kabupaten Temanggung, Tagana, Baguna, dan Grasindo berhasil mengevakuasi tiga pendaki yang mengalami cedera di lereng Gunung Sindoro pada Senin malam (12/5).
Satu dari tiga pendaki mengalami cedera pada bagian kaki akibat terjatuh, yang menyebabkan pembengkakan serius hingga tidak mampu berjalan. Pendaki tersebut dievakuasi menggunakan tandu. Dua pendaki lainnya mengalami cedera di bagian panggul akibat terpeleset, sehingga harus dipapah oleh tim penyelamat.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit dan menantang karena kondisi medan yang terjal dan licin serta minim pencahayaan. Hingga pukul 01.00 WIB dini hari, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat ke Basecamp Kledung.
Kepala BPBD Kabupaten Temanggung, Totok Nursetyanto, SSTP, mengimbau seluruh pendaki agar lebih memperhatikan aspek keselamatan sebelum melakukan aktivitas pendakian.
“Gunakan peralatan pendakian yang sesuai standar dan pastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. Kewaspadaan dan kesiapan fisik sangat penting untuk keselamatan selama di gunung,” tegas Totok.
Gunung Sindoro yang dikenal memiliki jalur pendakian cukup menantang, membutuhkan persiapan matang, terlebih pada musim peralihan cuaca yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalur.