Temanggung – Peristiwa tragis terjadi di Sungai Bulu, Desa Pengilon, Kecamatan Bulu, Temanggung, pada Rabu 07 Mei 2025
Lima anak yang tengah asyik bermain dan berenang di area sungai tiba-tiba dikejutkan oleh datangnya banjir dari arah hulu.
Melihat air sungai yang tiba-tiba meluap, kelima anak tersebut berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke tepian sungai. Namun, satu dari mereka, An. Syafi Ali, terseret arus deras. Meski sempat ditangkap tangannya oleh rekannya, An. Agam, usaha tersebut gagal karena derasnya arus membuat Agam tidak kuat menahan. Syafi pun hanyut terbawa aliran air.
Tim dari BPBD Temanggung bersama personel SAR gabungan langsung melakukan upaya pencarian korban. Setelah pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan di bawah Dusun Menayu Desa Bulu pada pukul 16.00 WIB di titik koordinat -7.286712, 110.130539, sekitar 2,4 kilometer dari lokasi awal korban terseret arus.
Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Kepala BPBD Temanggung menghimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua, agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan banjir bandang secara tiba-tiba. "Meskipun cuaca terlihat cerah di bawah, bisa jadi di bagian hulu sedang terjadi hujan deras yang dapat memicu banjir sewaktu-waktu," ujarnya.
Pihak BPBD juga mengingatkan untuk menghindari aktivitas di sungai selama musim hujan demi keselamatan bersama.